Dari Diary ke Kopi & Kimia
Haiii! ๐ฟ
Yes, blog ini masih hidup. Dan aku juga ๐
Udah lama banget ya sejak terakhir aku nulis di sini (terakhir nulis 2014 kalo gak salah) — dulu blog ini kayak diary online, tempat curhat random, kadang receh, kadang mellow (maklum, era curhat digital tanpa filter ๐ซฃ).
Tapi sekarang aku balik lagi dengan semangat baru. Aku ingin menghidupkan kembali blog ini — bukan sekadar sebagai catatan pribadi, tapi sebagai tempat ngopi dan ngobrol tentang kimia, kehidupan, dan makna di baliknya.
Selamat datang di versi baru blog ini — Kopi & Kimia ☕๐งช
Di sini aku pengen ngobrol santai tentang hal-hal yang aku temui di dunia kimia dan kehidupan. Kadang serius, kadang konyol, kadang mikirnya kayak “eh ternyata reaksi redoks tuh mirip hubungan manusia juga ya…”
Jadi jangan harap postingan super akademik (walaupun bisa aja nyasar ke situ ya ๐). Aku pengen blog ini tetap ringan, hangat, dan jujur — kayak aroma kopi pas pagi hari.
Terima kasih udah mampir lagi (atau mungkin baru pertama kali datang).
Ambil posisi nyaman, siapkan secangkir kopi, dan ayo kita nikmati obrolan antara reaksi, refleksi, dan sedikit tawa.
Selamat datang di Kopi & Kimia, tempat ngopi sambil mikir ringan ๐☕
๐ธ Catatan kecil dari aku:
Aku percaya, belajar gak selalu harus kaku, dan refleksi gak harus berat. Kadang, yang kita butuhin cuma secangkir kopi, waktu lima menit, dan keberanian buat mikir, “hari ini aku belajar apa, ya?”
Kalau tulisan-tulisan di sini bisa bikin kamu senyum, mikir, atau ngerasa gak sendirian — berarti misiku berhasil ☕✨
Ditungggu cerita selanjutnya
BalasHapusYuhuuu.. nantikan ya๐
Hapus